Daurah Arba’in Nawawiyah Bersanad

Daurah Bersanad Arba’in Nawawiyah

Bersama Syeikh Toha Ali Elsawah (Ulama Al-Azhar Kairo)

Kitab Arba’in Nawawiyah karya Imam An-Nawawi adalah salah satu karya paling berpengaruh dalam khazanah keilmuan Islam. Selama berabad-abad, kitab ini menjadi pegangan utama bagi para penuntut ilmu dalam memahami dasar-dasar agama, adab, dan akhlak Rasulullah ﷺ. Setiap hadis di dalamnya bukan hanya memuat hukum dan pedoman hidup, tetapi juga menggambarkan kesempurnaan Islam dalam bingkai ringkas yang mudah dipahami.

Imam An-Nawawi rahimahullah menyusun Al-Arba’in—yang berarti “Empat Puluh Hadis”—dengan memilih hadis-hadis pokok dari Rasulullah ﷺ yang menjadi pondasi agama, mencakup aqidah, ibadah, muamalah, dan akhlak. Kitab ini dihormati di seluruh dunia Islam karena kedalaman maknanya dan karena ia menjadi pintu gerbang memahami sunnah Nabi secara komprehensif.

Banyak ulama menyebutkan bahwa siapa yang mempelajari, memahami, dan mengamalkan isi Arba’in Nawawiyah akan memiliki landasan kuat dalam agama. Karena itulah, kitab ini diajarkan di banyak madrasah, pesantren, dan universitas Islam, baik di Timur Tengah maupun di Indonesia.

Kini, Daar El Waseela menghadirkan kesempatan istimewa bagi masyarakat umum untuk mempelajari kitab agung ini secara langsung bersama ulama Al-Azhar yang memiliki sanad keilmuan bersambung hingga Rasulullah ﷺ, melalui Program Daurah Bersanad Arba’in Nawawiyah.

Seputar Daurah

Daurah ini terbuka untuk umum, baik ikhwan maupun akhwat, dan diselenggarakan secara offline di Masjid At-Taqwa Tugu Permai, Jakarta Utara. Kegiatan ini akan berlangsung dalam 5 pertemuan intensif, di mana setiap peserta akan diajak memahami, menelaah, dan membaca hadis-hadis Arba’in Nawawiyah di hadapan guru bersanad.

Bagi peserta yang istiqamah hadir dalam setiap pertemuan, berhak memperoleh ijazah sanad dari guru pemateri, sebagai bentuk pengakuan bahwa ia telah menerima riwayat hadis secara langsung dalam mata rantai keilmuan Islam yang bersambung.

Daurah ini dipimpin oleh Syeikh Toha Ali Elsawah, salah satu ulama dari Universitas Al-Azhar Kairo yang dikenal luas dalam bidang hadis dan tafsir. Beliau telah mengajar di berbagai negara dan dikenal sebagai ulama yang memiliki sanad keilmuan yang kuat dalam berbagai disiplin ilmu, termasuk hadis dan qira’at.

Mengapa Harus Arba’in Nawawiyah?

  1. Kitab Pokok yang Wajib Dikenal oleh Penuntut Ilmu
    Arba’in Nawawiyah tidak hanya berisi kumpulan hadis, tetapi merupakan inti sari dari ajaran Islam. Di dalamnya terdapat hadis-hadis seperti “Innamal a’malu bin niyyat” (sesungguhnya amal tergantung niatnya) hingga “La yukminu ahadukum hatta yuhibba li akhihi ma yuhibbu linafsih” (tidaklah seseorang beriman hingga ia mencintai saudaranya sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri). Hadis-hadis tersebut adalah dasar utama pembentukan akhlak dan ketulusan amal seorang muslim.
  2. Landasan Syariat dan Akhlak Islam
    Kitab ini memadukan dua pilar besar: syariat dan akhlak. Melalui pembahasan hadis-hadisnya, peserta tidak hanya memahami hukum, tetapi juga meneladani etika Islam sebagaimana dicontohkan oleh Rasulullah ﷺ. Dengan bimbingan guru bersanad, makna hadis menjadi lebih hidup, karena ditransmisikan dengan adab, sanad, dan ruh ilmiah yang utuh.
  3. Sanad: Rantai Keilmuan yang Mulia
    Salah satu keistimewaan daurah ini adalah sanad. Dalam tradisi Islam, sanad merupakan jantung keilmuan. Dengan menghadiri daurah bersanad, peserta tidak hanya “belajar”, tetapi juga menjadi bagian dari mata rantai panjang keilmuan yang terjaga sejak Rasulullah ﷺ hingga ulama masa kini. Memiliki sanad berarti memegang amanah ilmu dengan penuh kehormatan.
  4. Bersama Ulama Al-Azhar yang Kompeten
    Syeikh Toha Ali Elsawah dikenal luas sebagai ulama yang ahli dalam bidang hadis, tafsir, dan ilmu Al-Qur’an. Pengalaman beliau mengajar di berbagai lembaga keilmuan menjadikan penyampaian materi terasa hidup, penuh hikmah, dan menyentuh sisi ruhiyah peserta.
  5. Peluang Meraih Ijazah Keilmuan
    Ijazah bukan sekadar sertifikat. Dalam tradisi Islam, ijazah adalah bentuk taujih (pengakuan) dari guru bahwa seorang murid telah mendengar, memahami, dan layak meriwayatkan apa yang dipelajarinya. Bagi peserta yang hadir dengan istiqamah selama daurah, ijazah sanad akan menjadi tanda kehormatan bahwa ia terhubung dalam jalur keilmuan ulama yang bersih dan terjaga.
  6. Kesempatan Menyegarkan Kembali Ilmu dan Iman
    Mempelajari Arba’in Nawawiyah bersama ulama bukan hanya tentang menambah pengetahuan, tetapi juga memperbarui niat, memperkuat semangat meneladani sunnah Nabi, serta membangun hubungan spiritual yang lebih dekat dengan Allah melalui pemahaman hadis-hadis Rasul-Nya.

Jadilah Bagian dari Daurah Bersanad

Daurah Bersanad Arba’in Nawawiyah adalah momentum berharga untuk menimba ilmu langsung dari sumber yang terpercaya. Ia bukan sekadar kajian, melainkan bagian dari warisan ilmiah yang telah dijaga turun-temurun.

Bagi siapa pun yang merindukan keberkahan majelis ilmu, ingin memperdalam hadis Nabi, atau ingin memiliki sanad keilmuan yang mulia, inilah kesempatan yang tidak boleh dilewatkan.

Segera daftarkan diri melalui tautan resmi Daar El Waseela:
https://daarelwaseela.com/daurah-bersanad-arbain/

Informasi lebih lanjut:
WhatsApp: +62 877-9296-0487
Instagram: @daar_elwaseela
Facebook: Daar El Waseela Official

Mari hadir dan rasakan keberkahan majelis ilmu, bersama ulama pewaris Nabi, dalam Daurah Bersanad Arba’in Nawawiyah.

Leave a comment